Mungkin akan kau lupakan, atau untuk di kenang
Kali ini aku akan menceritakan kehidupanku selama hampir dua bulan berada di Jogja. Senang rasanya berada disana, berkeliling kota, menemui atmosfer baru, berkenalan dengan orang baru, mengenal arti kota kedua, mengetahui rasanya sendirian, dan tentu saja, jatuh cinta lagi.
I met lots of good people there, dan tentu saja berkumpul dengan teman-teman SMA-ku.
Di Jogja aku menyadari bahwa tiap sudutnya adalah perjuangan yang belum usai. Entah brapa kali aku pulang, rasanya aku masih ingin tetap kembali, menyusun rencana dan menulis cerita akan cinta yang belum usai.
-Jogja, dan perjuangan.
Kamis, 26 Juli 2018
Jumat, 06 April 2018
Titik awal segala rindu
Kamis, 5 April 2018
Angkatan kami, berkumpul di Lapangan
Hari hari menuju perpisahan, saling mengucap rindu dan janji untuk bertemu kembali, tak lupa mendoakan untuk kesuksesan, dan janji untuk menemani saat sakit, maupun sehat.
Asikkkkkk sekali. Atmosfer kebersamaannya terasa. Udah gak kenal mana ipa mana ips. Kabeh konco, kabeh bolo karena ndewe ke keluarga.
Terimakasih teman teman atas segalanya, maaf mungkin sampai sekarang ada yang masih belum aku kenal. Jaga diri kalian semua ya, baik baik disana nanti. Jangan lupa cerita bagaimana kehidupanmu nanti saat bertemu denganku!
Rabu, 04 April 2018
UJIAN
Recent update; Rabu, 4 April 2018. 23:36
Berita = H-5 UN.
Apa yang manusia cari sebenarnya? Menunggu datangnya hari namun tidak sadar bahwa apa yang mereka tunggu selama ini sebenarnya semakin mendekatkan mereka pada perpisahan, dan kehilangan.
Minggu, 25 Maret 2018
How my life goes on recently // Beropini
Akhir akhir ini, aku sedang sibuk mempersiapkan berbagai keperluan ujian. entah itu ujian sekolah, ujian nasional, ujian masuk univ swasta, dan bahkan ujian masuk kampus negeri atau seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri. Things goes on well. Alhamdulillah aku masuk 50% snmptn di sekolahku, bersama sahabat sahabatku tentunya. Aku juga sudah keterima di salah satu univ swasta di Jogja jurusan Arsitektur. Sekarang sedang sibuk apa? Pada saat ini aku kurang menuntaskan lima mapel usbn ku. besok masih ada mapel ekonomi yang perlu aku kerjakan. semakin berjalannya waktu, belum lagi aku juga sudah mau kuliah, apa yang kujalani dalam satu hari rasanya cepaaaat sekali. seperti naik shinkashen, kereta tercepat di Jepang, walau aku juga belum pernah mencobanya. Bagi sebagian orang, makna kuliah itu sendiri artinya adalah merantau , terserah kamu mau setuju apa engga. aku pun engga memaksa.
Semakin hari, kita semakin disibukkan dengan berbagai macam kegiatan untuk mempersiapkan masa depan, hingga terkadang kita lupa untuk menikmati masa sekarang, masa terakhir di SMA.
ini sebenernya note to self sih.
Menurut KBBI;
Semakin hari, kita semakin disibukkan dengan berbagai macam kegiatan untuk mempersiapkan masa depan, hingga terkadang kita lupa untuk menikmati masa sekarang, masa terakhir di SMA.
ini sebenernya note to self sih.
Menurut KBBI;
rantau » me.ran.tau
- v berlayar (mencari penghidupan) di sepanjang rantau (dari satu sungai ke sungai lain dan sebagainya)
- v pergi ke pantai (pesisir); pergi ke negeri lain (untuk mencari penghidupan, ilmu, dan sebagainya)
yang artinya, nanti kita akan terpisah kan? terpisah dengan apa yang biasa kita temui tiap harinya, dan akan memulai lembar baru untuk melukiskan hal hal baru dengan orang yang baru pula.
Bisa jadi, nggak semua orang yang "garis kehidupan"-nya sedang bersinggungan dengan kita saat ini akan tetap "bersinggungan" setelah berpisah nantinya. Mungkin sebagian akan masih bersua dengan kita, tapi bisa jadi rasanya sudah beda. engga senyaman sekarang yang kalau ada apa-apa tinggal chat dan main kerumahnya, atau bahkan tertawa bersama dikelas, dan duduk duduk di masjid sambil menunggu adzan di surau sekolah.
Im sooo excited! I cant wait to face this moment. But, what would I do if I miss all the things that I have right now???.
Bersyukur.
Alhamdulillah Ya Allah, You gave me all these chances for me to gather with my family, my friends, and everyone who already support me.
These days, when I was scrolling down trough my social media, I found some people posting either a photo or article which remind me not to forget to be grateful for what I AM NOW.
I wont be here, I wont be able to see the world I live now if only Allah doesnt permitted me to be here and to feel this amusing life, and also my family and my bestfriends who always support me facing this life.
I know it sounds awkward.
Bersyukur, bersyukur, bersyukur.
Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk nge blog, masih diberi kesempatan untuk belajar, diberi kesempatan untuk berkumpul dengan orang yang disayang, diberi kesempatan untuk menimba ilmu dengan baik dan benar.
Seperti apa yang difirmankan dalam surat Ar-Rahman yang diulang berkali kali,
"Maka nikmat TuhanMu manakah yang engkau dustakan?"
Alhamdulillah, terimakasih ya Allah.
Langganan:
Postingan (Atom)
